Selasa, 30 November 2010

PANTUN-PANTUN SAINS FISIKA SD/SMP/SMA (MARET 2010) DAN PANTUN NASEHAT (BUNGA RAMPAI)

Oleh

Hamdi Akhsan



TOPIK 3 : GAYA



Setelah sholat kita memohon,

seperti orang bermeditasi.

Sebab buah jatuh dari pohon,

semua karena gaya gravitasi.



ke lapau mencari benang,

benang dipakai jahit kupiya.

kalau bendanya tetap tenang,

itu pertanda tiada gaya.



sepeda jatuh karena kedukan,

kedukan diambil dari selaya.

setiap benda berubah kedudukan,

karena akibat adanya gaya.



bersikat setelah makan nasi,

habis bersikat mesti berkumur.

contoh hukum aksi-reaksi,

seperti narik timba di sumur.



TOPIK : GERAK

Yasinan bersama dusun makarti,

bawa rombongan terus bertambah.

Yang membuat benda berarti,

karena ada gerak berubah.



seruling ulu ribang kemambang,

ditiup oleh bujang merasi.

siswa jangan ragu dan bimbang,

gerak jatuh bebas karena gravitasi.



jarum jam berputar-putar,

karena bandul bergetar-getar.

gerak yang bergelung seperti ular,

pasti namanya gerak melingkar.



TOPIK : VEKTOR

panglima datang memberi saran,

saran bagus bagi yang dipertuan.

skalar itu punya besaran,

kalau vektor punya besaran dan satuan.



cacing takut tergilas traktor,

bunyinya nyaring berdentum-dentum.

contoh yang bagus untuk vektor,

adalah gaya dan momentum.



ke kampus bersama naik motor,

motor diparkir biar terurus.

kalau digabung dua vektor,

carilah akar kuadrat cosinus.



BESARAN DAN SATUAN

Diawal sulit tidak mengapa,

seperti mengukir diatas batuan.

Kalau ananda belajar IPA,

dimulai dari besaran dan satuan.



berpohon satu sampai berbuah,

itulah sifat tanaman bulanan.

Besaran itu adanya dua,

ada yang pokok ada yang turunan.



di payakumbuh ada situjuh,

tempat orang membuat rokok.

besaran pokok ada tujuh,

besaran turunan anaknya pokok.



diawal hidup manusia hampa,

seperti mengukir diatas batuan.

Kalau ananda belajar IPA,

dimulai dari besaran dan satuan.



berpohon satu sampai berbuah,

itulah sifat tanaman bulanan.

Besaran itu adanya dua,

ada yang pokok ada yang turunan.



sekam dibuang tidak mengapa,

tapi jangan dibung asal.

sudahi dulu urusan IPA,

nanti urusi ilmu sosial.



PANTUN NASEHAT MARET (BUNGA RAMPAI)



Berburu rusa ke padang jati,

sambil berkemah membawa beras.

Kalau mau jadi pria sejati,

hendaklah selalu bekerja keras.



bertanam sayur di kebun jati,

itulah kerja para petani.

bukan termasuk pria sejati,

suami yang suka memukul istri



Gadis minang bernama zaleha,

merintih sakit tertusuk duri.

jangan hidup berleha-leha,

biar terjaga harga diri.



menulis buku pakailah pena,

untuk disimpan jadi kenangan

dunia ini hanyalah fana,

semua hanya untuk kesenangan.



ikan belida dimakan dara,

kurang teliti durinya lekat.

ingatlah selalu wahai saudara,

kematian telah semakin dekat.



anak nelayan pergi melaut,

berbekal dayung membawa kikir.

agar dimudahkan sakaratul maut,

basahi selalu lidah dengan zikir.



anak seriti pandai berenang,

mengajak itik untuk belajar.

agar hati selalu tenang,

bacalah quran diwaktu fajar.



anak dara mandi di ulu,

memakai sabun semerbak bunga.

adzan subuh bertalu-talu,

mengapa dikau menutup telinga.



bergantung pigura dikait paku,

membingkai foto indah warnanya.

beruntung engkau wahai saudaraku,

saat subuh bergegas menghadapNya.



anak dara ziarah ke makam,

terasa sedih meratapi diri,

air diminum rasa sekam,

nasi dimakan rasa duri.



lukisan batu dari pahatan,

dibuat seniman setiap masa.

luka yang tidak kelihatan,

darah mengalir baru terasa.



ogan kiri airnya hangat,

ogan kanan airnya dingin.

berjuang hidup harus semangat,

walaupun terhalang banyaknya ingin.



mencari obat jangan ke dukun,

carilah obat yang dibenarkan.

mencari hidup haruslah tekun,

jangan lupa kepada Tuhan.



harimau rimba raja kuasa,

didampingi gajah sebagai menteri.

siang mencari malam usaha,

untuk masa depan anak dan istri.



pagi sabtu ke tanjung sakti,

tempatnya jauh di bukit barisan.

pergi merantau berhati-hati.

jagalah lidah dan perasaan.



Inderalaya,26 November 2010

Al Faqir

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar